You are currently viewing Lava Tour

Lava Tour

Saya sering bolak-balik ke yogya. Sudah macam ke toilet saja. Tapi baru sekali ini, saya mengikuti lava tour, di kaki gunung merapi. Berkendara menaiki jip, bak tentara jaman kolonial. Menyusuri jalanan kecil, berbatu, dengan pepohonan berjajar di kiri-kanan.Kami mengunjungi desa yang dahulu tersapu awan panas wedhus gembel.

Di tempat itu, terdapat sebuah museum mini, dimana kita bisa menyaksikan keganasan awan panas gunung merapi. Sapi yang tinggal kerangkanya, jam dinding yang penyok dan berhenti detak jarumnya di kala itu, peralatan rumah tangga yang nyunyut, bahkan sepeda motor yang tinggal kerangkanya. Saya benar-benar ngeri, melihat peninggalan barang-barang yang ada. Bahkan terdapat foto-foto korban, yang kondisinya memilukan.

Jip-jip ini mengantar kami menuju tempat yang lain. Yaitu bukit batu alien. Entah mengapa dinamai demikian. Saya benar-benar mengira, itu memang batu dari luar angkasa, yang dibawa oleh alien. Batunya besar-besar, dan bentuknya aneh-aneh.Ini memang mobil tua, tapi jangan tanyakan kekuatannya. Tanjakan tajam, kelokan, bahkan menyusuri sungai! Saya harus berpegangan kuat pada rangka atapnya, agar tidak terlempar dan nyungsep ke sungai.Syukurlah, pak sopir sangat profesional. Saya tak bisa membayangkan, seandainya saya yang ada di belakang kemudi.Petualangan yang menegangkan….

Leave a Reply